Beberapa Minggu yang lalu saya mengikuti seminar Quantum Iklas di salah satu hotel di jakarta, banyak kesan yang tertanam di dalam jiwa mengenai konsep ketuhanan dalam diri yang seharusnya dimulai dengan keibaan dan keiklasan diri untuk menerima perjalanan hidup ini......tidak menolak dan tidak mengakui kehidupan.
Terbersit mengenai sebuah cerita si pembicara Pak Erbe Sentanu tentang bagaimana suara dan lagu bisa membantu meningkatkan sensibilitas kita terhadap lingkungan, mengembangkannya dan mewujudkannya secara nyata. Beliau bercerita mengenai ke ironisan bangsa ini mengenai kurang iklasnya kita menerima atau melakukan hal yang berbeda yang telah di gariskan oleh founding fathers kita tentang tali temali persahabatan itu. Beliau bercerita mengenai 3 versi Indonesia Raya yang menjadi soul/jiwa dan semangat Keindonesiaan melalui Lagu Wajib Negara Republik Indonesia ini ...... pertama mengenai indonesia tumpah darahku, kedua mengenai indonesia tanah yang mulia, dan ketiga tentang indonesia tanah yang suci. Seandainya semangat dan jiwa keiklasannya tepat kita akan sanggup terbang tinggi.
Akhirnya searching itu membuahkan hasil....dan pada bulan Agustus ini saya mau share kepada teman-teman......seandainya doa kita iklas untuk menjadikan frame keindonesiaan kesuburan tanah kita tentu semua akan indah, karena seandainya tidak dipilih mengenai "tumpah darahku" daripada "indonesia tanah yang mulia" dmn kesuburan tanah dan pribadi bangsa ini akan tambah lebih baik lagi hehehe.....semoga makin bersemangat kawan-kawan.
Ini lagu kebangsaan Indonesia Raya. Film ini dari 1945.
----------------------------------
This is the national anthem Indonesia Raya. This film is from 1945.
*** LIRIK INDONESIA RAYA ***
Indonesia tanah airku, Tanah tumpah darahku.
Disanalah aku berdiri, Jadi pandu ibuku.
Indonesia kebangsaanku, Bangsa dan Tanah Airku.
Marilah kita berseru "Indonesia bersatu."
Hiduplah tanahku, Hiduplah negriku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya.
Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya.
(Refrein)
Indonesia Raya,
Merdeka, Merdeka
Tanahku, negriku yang kucinta.
Indonesia Raya,
Merdeka, Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.
Indonesia! Tanah yang mulia, Tanah kita yang kaya.
Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya.
Indonesia, Tanah pusaka, Pusaka Kita semuanya.
Marilah kita mendoa, "Indonesia bahagia!"
Suburlah Tanahnya, Suburlah jiwanya,
Bangsanya, Rakyatnya semuanya.
Sadarlah hatinya, Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya.
(Refrein)
Indonesia! Tanah yang suci, Tanah kita yang sakti.
Disanalah aku berdiri menjaga ibu sejati.
Indonesia! Tanah berseri, Tanah yang aku sayangi.
Marilah kita berjanji: "Indonesia abadi!"
Slamatlah Rakyatnya, Slamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya semuanya.
Majulah Negrinya, Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya.
(Refrein) (2×)
*****
// Note: Publishing the national anthem is a dedication to everyone who sacrifice their lifes for the state of Indonesia.
Comments
Post a Comment