Skip to main content

Pesta Wirausaha I

Hasil karya coretan seorang kawan dari Surabaya, namanya Titah Rahayu, emailnya: titahrahayu@gmail.com, semoga bermanfaat kita semua:

============================================


Sebagai wujud rasa syukur dan terima kasih saya atas kemudahan-kemudahan yang diberikan Allah serta dukungan kawan-kawan untuk keberangkatan saya ke acara Milad IV komunitas Tangan Di Atas (TDA) di Jakarta, saya ingin membagi sedikit ilmu yang sempat teraih oleh tangan-tangan kecil saya kepada kawan-kawan yang belum berkesempatan hadir. Ilmu dari para narasumber yang luarbiasa tersebut hanya akan saya sajikan poin-poin pokoknya, namun saya yakin kawan-kawan saya yang luar biasa pasti sudah bisa menangkap maknanya.



IR. CIPUTRA:

  1. Kalau anda tidak punya “iman” atau keyakinan, anda tidak bisa sukses.
  2. TDA harus memberikan pelatihan entrepreneurship. Jangan hanya menyuruh orang berenang tanpa mengajari cara berenang.
  3. Enterpreneur bukan dari turunan, tapi dari disiplin yang bisa dipelajari.
  4. Seorang entrepreneur bisa mengubah sampah & kotoran menjadi emas.
  5. Anda pasti bisa menjadi world class entrepreneur kalau rajin mengikuti pelatihan. Jadilah world class entrepreneur by design & by training
  6. Jangan puas berenang di kolam kecil, jadilah juara renang di laut lepas. Anda bisa!



H. ALAY:

  1. Barangsiapa menguasai bahasa suatu kaum, ada peluang menjadi raja kaum itu.
  2. Bagi seorang entrepreneur, setiap apa pun yang terjadi, apa pun yang ditemui, adalah peluang.
  3. Tidak ada lawan bisnis. Yang ada adalah mitra bisnis (walaupun core bisnisnya sama).
  4. Berbisnislah dengan nurani dan yakinlah pertolongan Allah.



ERI SUDEWO:

  1. Kalau mau jadi world class entrepreneur tidak perlu capek-capek melihat ke mana-mana, konsen saja pada kualitas produk sendiri.
  2. Disiplin, disiplin, disiplin. Anda tidak bisa sukses kalau tidak bisa mendisiplinkan diri sendiri.



SANDIAGA UNO:

  1. Just do it. Tekun. Teliti. Belajar dari kesalahan. Tidak pernah menyerah.
  2. Memulai usaha itu tidak pernah mengenai modal. Modal itu urusan ke-5, ke-6, ke-10.
  3. Jangan takut serbuan produk China. Produk kita mampu bersaing.
  4. 12 th terakhir ekonomi Indonesia tumbuh pesat. Kalau tidak ada sesuatu yg fatal, tahun 2010 Indonesia akan jadi 10 besar negara ekonomi terkuat. Jumlah kalangan menengah-atas akan tumbuh pesat. Jadi jangan berpikir membuat produk-produk murah (an) untuk menyaingi produk China.
  5. Keterbatasan-keterbatasan itu tidak ada, kitalah yang menciptakannya di dalam kepala kita.
  6. Mimpilah jadi nomor satu, kalaupun meleset masih jadi tiga besar.
  7. Perusahan-perusahaan besar punya ciri khas: fokus, tekun dalam bidangnya, dan mengalahkan saingan-saingannya.
  8. Kalau jadi karyawan kita tidak mungkin bisa “membaca ke depan”. Hanya pengusaha yang bisa melakukannya.


Bersambung........Jilid II

Comments

Popular posts from this blog

Renungan Organisasi - Perdebatan 5 Jari Tangan

Kembali aku bertanya-tanya kemarin dan hari ini, mengenai ke egoisan dan ke eksistensialisan “manusia”, apakah memang kenyataan hidup bahwa manusia memang hidup harus di bawah / di atas orang lain, apakah kita terbiasa menjadi supertipikal dari tipikal dan sub tipikal, ataukah pilihannya menjadi supertipikal di subkultur?? Hahaha pertanyaan yang memusingkan…ya ya ya setidaknya tidak semua “manusia” memanusiakan dirinya. Pertanyaan itu terjawab ketika aku melihat organisasi super universal TUBUH MANUSIA, yg terdiri dari sel-sel, kenapa organisasi sel terbesar super universal itu selalu bisa berkerja secara berkesinambungan dan sinergi satu sama lain, jawab sepertinya karena mereka bekerja sama dan memahami satu sama lain. Ada sebuah contoh Cerita tentang salah satu bagian super universal TUBUH MANUSIA itu dan tentang bagaimana kerjasama terjadi, semoga bermanfaat. PERDEBATAN 5 JARI TANGAN Suatu ketika sebuah jari manis berkata kepada 4 rekan jarinya, "Akulah y...

Pemulung Bersahaja....

Semoga Bermanfaat........(dari blog seorang teman yang indah sekali) “Shalihah, mari kita tidur, ingat, seharian tadi kita begitu lelah mencari barang-barang rongsokan, coba kamu perhatikan wajah manis anak-anak kita” ucap sang suami kepada istrinya yang memang belum juga tertidur seperti sedang memikirkan sesuatu, dan sang istri hanya membalas dengan senyuman termanis. “Andai kesulitan adalah hujan dan kemudahan adalah matahari, maka kita perlu keduanya utk bisa melihat Pelangi, sebelum berfikir utk mencari solusi ttg masalah yg kita hadapi, maka berdo’alah kepada Allah yang pertama harus kita perbaiki” seorangayah.wp.com , Pinggiran Jalan di salah satu sudut Kota Jakarta, waktu menunjukkan pukul 21.30 sebuah keluarga pemulung tampak sedang bersiap untuk beranjak tidur Sementara, lalu lintas yang hanya berjarak 5 meter dari “rumah” mereka seperti tak pernah tidur, suara-suara kendaraan dengan klaksonnya yang selalu saja berlomba untuk minta di dengar dan tidak mau mengalah dengan k...

Kenapa Kita sering Kesal dan Gampang Marah??

Apa maksudnya ketika kita berkata kalau kita sakit hati? Atau tiba-tiba seseorang telah menyinggung perasaan atau mempermalukan kita? Apa maksudnya ketika kita menyebutkan sesuatu yang tak termaafkan atau seseorang bertindak kurang ajar atau tidak hormat? Yang kita katakan sebenarnya adalah perilaku orang lain membuat kita seakan-akan mengalami luka emosinal. Begitu kan? OKe, bagus! Yang jadi pertanyaanya sekarang, yaitu: Mengapa kita terluka karena situasi seperti itu? Mengapa kita peduli? Ada bahkan yang mengatakan sakit hati saja tidak cukup, kalau perlu dibalas perbuatan makluk tersebut? nah ini coba jawab Mengapa lagi? Mari kita pahami bersama pertanyaan-petanyaan mengapa ini. Apakah kita merasa terganggu ketika seseorang pengemudi lain memotong jalan? Ataukah ketika seseorang menolak, mengabaikan atau mempermalukan kita? Atau mencuri, berbohong pada kita, atau menghianati kita? Tentu saja kita merasa sakit hati, tertipu, dan marah, tetapi pertanyaannya adalah Mengapa? pembelaan y...