Skip to main content

Memahami Kecerdasan Manusia......!!Absord

SMART TOUCHING THE HUMAN WISDOM :
“Sediakanlah waktu tertawa karena tertawa itu musiknya jiwa. Sediakanlah waktu untuk berpikir karena berpikir itu pokok kemajuan. Sediakanlah waktu untuk beramal karena beramal itu pangkal kejayaan. Sediakanlah waktu untuk bersenda karena bersenda itu akan membuat muda selalu dan sediakanlah waktu untuk berbuat baik karena berbuat baik itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa”

9 JENIS KECERDASAN

Kecerdasaan yang dimiliki seseorang ternyata tidak hanya sebatas kecerdasan intelektual (IQ) semata seperti yang selama ini kita kenal.

Ada beberapa kecerdasan yang ikut mempengaruhi jalan keberhasilan dan kebahagiaan kita. Menurut peneliti Howard Gardner dalam buku “Multiple Intelligences”, setidaknya ada sembilan macam kecerdasan yang ada pada manusia.

Gardner menyebutkan ada 9 kecerdasan yang mungkin dimiliki seseorang :

1. Kecerdasan Pertama : logis – matematis

2. Kecerdasan Kedua : linguistic – verbal (kebahasaan)

3. Kecerdasan Ketiga : spasial – visual

4. Kecerdasan Keempat : musical

5. Kecerdasan Kelima : kinestetik – ragawi

6. Kecerdasan Keenam : naturalis

7. Kecerdasan Ketujuh : intrapersonal

8. Kecerdasan Kedelapan : interpersonal

9. Kecerdasan Kesembilan : eksistensial

Kecerdasan matematika – logika dan kecerdasan bahasa sering dikategorikan sebagai kecerdasan intelektual yang dulu sering dianggap sebagai faktor kepintaran seseorang. Padahal ada kecerdasan visual, musikal dan kinestetik – ragawi yang juga bisa mempengaruhi keberhasilan dalam dunia kerja.

Enam kecerdasan tersebut bisa dikelompokan sebagai kategori keterampilan yang setidaknya harus dimiliki oleh seseorang untuk dapat bertahan hidup.

Tiga kecerdasan berikutnya yakni naturalis, intrapersonal dan interpesonal dapat membantu seseorang untuk meraih kesuksesan dalam berkarir, berkeluarga dan hubungan antar sesama dan juga terhadap alam.

Kecerdasan ini mencakup kemampuan membedakan dan menanggapi dengan tepat suasana hati, temperamen, motivasi serta hasrat keinginan diri sendiri dan orang lain. Salah satu peneliti yang mendukung kecerdasan emosi ini adalah Daniel Goleman, yang terkenal dengan bukunya, EMOTIONAL INTELLIGENCE.

Sedang kecerdasan spiritual dapat membantu seseorang untuk menemukan kebahagiaan dalam hidupnya karena sudah menyadari makna hidup itu sendiri.

Seseorang yang mengasah kecerdasan spiritualitasnya akan memiliki kelebihan yang terlihat dari integritas, karakter dan nilai hidup yang dimilikinya.

Beragam aspek kecerdasan dalam diri seseorang secara bersama – sama membangun tingkat kecerdasan orang tersebut. Kecerdasan beragam inilah yang membuat masing – masing orang memiliki kepribadian yang unik dan tidak sama satu dengan yang lainnya.

Seseorang bisa memiliki beberapa bahkan semua kecerdasan tersebut dengan selalu mengasah dan melatih semua potensi yang ada pada dirinya.

Konsep kecerdasan majemuk yang digagas oleh Howard Gardner ini telah mengoreksi keterbatasan cara berpikir konvensional yang seolah – olah hanya melihat kecerdasan dari nilai ujian atau tes intelegensi semata.
Padahal untuk memperoleh kesuksesan dan terlebih kebahagiaan dalam hidup lebih banyak disumbangkan oleh kecerdasan yang bermuara dari hati.

Peter Mba - Agung Jayadhi

Comments

Popular posts from this blog

Renungan Organisasi - Perdebatan 5 Jari Tangan

Kembali aku bertanya-tanya kemarin dan hari ini, mengenai ke egoisan dan ke eksistensialisan “manusia”, apakah memang kenyataan hidup bahwa manusia memang hidup harus di bawah / di atas orang lain, apakah kita terbiasa menjadi supertipikal dari tipikal dan sub tipikal, ataukah pilihannya menjadi supertipikal di subkultur?? Hahaha pertanyaan yang memusingkan…ya ya ya setidaknya tidak semua “manusia” memanusiakan dirinya. Pertanyaan itu terjawab ketika aku melihat organisasi super universal TUBUH MANUSIA, yg terdiri dari sel-sel, kenapa organisasi sel terbesar super universal itu selalu bisa berkerja secara berkesinambungan dan sinergi satu sama lain, jawab sepertinya karena mereka bekerja sama dan memahami satu sama lain. Ada sebuah contoh Cerita tentang salah satu bagian super universal TUBUH MANUSIA itu dan tentang bagaimana kerjasama terjadi, semoga bermanfaat. PERDEBATAN 5 JARI TANGAN Suatu ketika sebuah jari manis berkata kepada 4 rekan jarinya, "Akulah y...

Pemulung Bersahaja....

Semoga Bermanfaat........(dari blog seorang teman yang indah sekali) “Shalihah, mari kita tidur, ingat, seharian tadi kita begitu lelah mencari barang-barang rongsokan, coba kamu perhatikan wajah manis anak-anak kita” ucap sang suami kepada istrinya yang memang belum juga tertidur seperti sedang memikirkan sesuatu, dan sang istri hanya membalas dengan senyuman termanis. “Andai kesulitan adalah hujan dan kemudahan adalah matahari, maka kita perlu keduanya utk bisa melihat Pelangi, sebelum berfikir utk mencari solusi ttg masalah yg kita hadapi, maka berdo’alah kepada Allah yang pertama harus kita perbaiki” seorangayah.wp.com , Pinggiran Jalan di salah satu sudut Kota Jakarta, waktu menunjukkan pukul 21.30 sebuah keluarga pemulung tampak sedang bersiap untuk beranjak tidur Sementara, lalu lintas yang hanya berjarak 5 meter dari “rumah” mereka seperti tak pernah tidur, suara-suara kendaraan dengan klaksonnya yang selalu saja berlomba untuk minta di dengar dan tidak mau mengalah dengan k...

Kenapa Kita sering Kesal dan Gampang Marah??

Apa maksudnya ketika kita berkata kalau kita sakit hati? Atau tiba-tiba seseorang telah menyinggung perasaan atau mempermalukan kita? Apa maksudnya ketika kita menyebutkan sesuatu yang tak termaafkan atau seseorang bertindak kurang ajar atau tidak hormat? Yang kita katakan sebenarnya adalah perilaku orang lain membuat kita seakan-akan mengalami luka emosinal. Begitu kan? OKe, bagus! Yang jadi pertanyaanya sekarang, yaitu: Mengapa kita terluka karena situasi seperti itu? Mengapa kita peduli? Ada bahkan yang mengatakan sakit hati saja tidak cukup, kalau perlu dibalas perbuatan makluk tersebut? nah ini coba jawab Mengapa lagi? Mari kita pahami bersama pertanyaan-petanyaan mengapa ini. Apakah kita merasa terganggu ketika seseorang pengemudi lain memotong jalan? Ataukah ketika seseorang menolak, mengabaikan atau mempermalukan kita? Atau mencuri, berbohong pada kita, atau menghianati kita? Tentu saja kita merasa sakit hati, tertipu, dan marah, tetapi pertanyaannya adalah Mengapa? pembelaan y...